Jumat, 16 Desember 2011

Resume Kelompok 9 

 OSI 7 LAYER
OSI merupakan singkatan dari Open System Interconnection. OSI diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.
Model OSI terdiri dari 7 layer :
Application
Presentation
Session
Transport
Network
Data Link
Physical
 

Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protoklol jaringan dan metode transmisi.
Model OSI
Model dibagi menjadi 7 layer, dengan karakteristik dan fungsinya masing-masing. Tiap layer harus dapat berkomunikasi dengan layer di atasnya maupun dibawahnya secara langsung melalui serentetan protokol dan standard. 
Application Layer: Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya
Presentation Layer: Bertanggung jawab bagaimana data dikonversi dan diformat untuk transfer data. Contoh konversi format text ASCII untuk dokumen, .gif dan JPG untuk gambar. Layer ini membentuk kode konversi, translasi data, enkripsi dan konversi.
Session Layer:
  Menentukan bagaimana dua terminal menjaga, memelihara dan mengatur koneksi,- bagaimana mereka saling berhubungan satu sama lain. Koneksi di layer ini disebut "session".
Transport Layer: Bertanggung jawab membagi data menjadi segmen, menjaga koneksi logika "end-to-end“ antar terminal, dan menyediakan penanganan error (error handling)
Network Layer:
  Bertanggung jawab menentukanalamat jaringan, menentukan rute yang harus diambilselama perjalanan, dan menjaga antrian trafik dijaringan. Data pada layer ini berbentuk paket

Data Link Layer:
      Menyediakan link untuk data,memaketkannya menjadi frame yang berhubungan dengan "hardware" kemudian diangkut melalui media. komunikasinya dengan kartu jaringan, mengatur komunikasi layer physical antara sistem koneksi dan penanganan error. 
 

 
 
 
 
 



Selasa, 13 Desember 2011

resume jarkomdat 8

Resume kelompok 8
KELOMPOK 8
Nama Anggota :
  1. Ardios Panda
  2. Yonanda Wira Satria
  3. Yudi Nugraha
Network Service, Arsitektur dan Komunikasi Data
·         Pengertian Network
     Jaringan (network) adalah kumpulan dua atau lebih sistem komputer yang terhubung yang mana terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya seperti: kabel, switch, HUB, router, dll yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama.
·         Komunikasi Data merupakan proses pengiriman informasi diantara dua titik menggunakan kode biner melewati saluran transmisi dan perangkat  

Tujuan dari jaringan komputer adalah :
·         -Membagi fungsi sumber daya seperti berbagi pemakaian printer, CPU, RAM,
      Harddisk
·         Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting
·         -Akses informasi: contohnya web browsing

Kriteria Network :
A.    Berdasarkan Skala
1.      Local area network (LAN)
2.      Metropolitan area network (MAN)
3.      Wide Area Network (WAN)

B.     Berdasarkan Fungsi :
1.      Client-server
            Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server.
2.      Peer-to-peer
            Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan.


C.     3.Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan atas:
a.       Topologi bus
b.      Topologi bintang/star
d.      Topologi mesh
e.       Topologi pohon
f.       Topologi linier

D.     Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
1.      Jaringan terpusat
            Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server
            Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.



Resume JARKOMDAT 7

TOPOLOGI JARINGAN
Topologi Bus
Topologi bus diimplementasikan dengan menggunakan media fisik berupa kabel koaksial. Topologi ini umumnya digunakan untuk jaringan komputer yang terhubung secara sederhana sehingga komputer-komputer yang terlibat di dalamnya bisa berkomunikasi satu sama lainnya.Realisasi dari topologi bus ini adalah adanya sebuah jalur utama yang menjadi penghubung antar komputer. Komputer terhubung ke jalur utama melalui sebuah jalur cabang. Ilustrasi mengenai topologi bus ini dapat dilihat pada gambar 1
§  Keuntungan menggunakan topologi bus ini adalah:
kesederhanaannya. Untuk menambahkan komputer ke jaringan ini, hanya perlu memasang konektor baru. Konektor merupakan alat yang menghubungkan antara jalur utama dengan jalur cabang.
§  Topologi bus juga memiliki kekurangan.
1.       Bila jumlah komputernya terus ditambah, maka kemungkinan jalur kosong akan makin kecil, akibatnya proses transmisi data akan makin lambat.
2.       Makin banyak jumlah komputer yang menjadi anggota jaringan bertopologi bus ini, makin kecil kemungkinan terjadinya transmisi data.
3.      Bahkan pada suatu saat bila jumlah komputer sudah melebihi batas kemampuan jaringan, jaringan tersebut bisa off (koneksi terputus).
§  Kabel
1.      Kabel Coaxial Thinnet ( Kabel RG-58 )
2.      Kabel Coaxial Thicknet ( Kabel RG-8 )
§  Konektor
1.      BNC Kabel konektor Untuk menghubungkan kabel ke T konektor.
2.      BNC T konektor Untuk menghubungkan kabel ke komputer.
3.       BNC Barrel konektor Untuk menyambung 2 kabel BNC.
4.       BNC Terminator Untuk menandai akhir dari topologi bus.
Topologi Ring
Topologi ring merupakan sebuah alternatif yang juga bisa diimplementasikan pada sebuah jaringan komputer. Secara sederhana, sebuah jaringan bertopologi ring dapat diilustrasikan pada gambar2.Pada topologi ring, salah satu komputer pada jaringan ini berfungsi sebagai penghasil token. Token di sini dapat dibayangkan sebagai kendaraan yang berfungsi membawa data melalui media fisik. Token akan membawa data melalui jalur transmisi hingga menemukan tujuannya.
§  Keuntungan menggunakan topologi ring ini adalah:
1.      kemungkinan terjadinya bentrokan dalam transfer data ditiadakan.
§  Kelemahan penggunaan topologi ini adalah :
1.      Harga implementasinya yang relatif lebih mahal.
2.      Selain itu tingkat kesulitan untuk menjaga jaringan bertopologi ring juga lebih susah.Karenanya bila ada kerusakan maka untuk memperbaikinya kembali juga susah.
3.      Topologi Ring kurang begitu banyak diimplementasikan karena membutuhkan peralatan yang khusus.
Topologi Star
Topologi star dirancang untuk mengatasi masalah kepadatan jalur komunikasi. Ilustrasi topologi ini disajikan pada gambar 3
Metode operasinya mirip dengan metode operasi topologi bus, dengan satu perbedaan mendasar. Bila gambar 1diperhatikan, pada bagian pusat dari topologi ini terdapat sebuah switch. Sebuah switch merupakan sebuah hardware “cerdas” yang digunakan untuk mengantisipasi bentrokan pada saat transmisi data. Semua data akan ditransfer melalui switch.
Switch berfungsi untuk menyediakan sebuah jalur komunikasi virtual antara dua buah komputer yang akan berkomunikasi. Switch mendeteksi bila ada dua buah komputer yang ingin saling berkomunikasi. Kemudian switch akan membuat jalur komunikasi virtual di antara keduanya sehingga data bisa dikirimkan melalui jalur tersebut. Setelah transfer data selesai, jalur virtual ini akan dihancurkan
Keuntungan yang bisa diperoleh dengan menggunakan topologi star ini adalah efisiensi dalam penggunaan sumber daya jaringan. Sumber daya jaringan digunakan dengan sangat efisien karena jalur virtual bisa dibuat bila diperlukan dan dihancurkan lagi bila tidak digunakan lagi. Namun demikian ditinjau dari segi biaya penggunaan switch tergolong cukup mahal. Sebuah hardware lain yang cukup sering digunakan untuk menggantikan sebuah switch adalah hub. Hub sedikit kurang “cerdas” dibandingkan dengan hub. Namun harga sebuah hub jauh lebih rendah daripada switch.
§  Kabel
Ada 2 jenis kabel twisted pairs, yaitu :
1.      Unshielded Twisted Pairs.
2.       Shielded Twisted Pairs.
Kesimpulan
Kesimpulan dari masing-masing topologi dapat dilihat pada tabel berikut
: Ethernet (IEEE 802.3)
Bus (10Base 2)
Bus (10Base 5)
Star (10BaseT)
Topologi
Bus
Bus
Star Bus
Tipe Kabel
RG-58 (thinnet)
Thicknet
UTP kategori 3,4, dan 5
Koneksi ke network adapter card
Konektor T BNC
Konektor DIX atau AUI
RJ-45
Resistansi terminator (ohm)
50
50
Tidak berlaku
Impedansi
50 ± 2
50 ± 2
UTP 85-115
Jarak dalam meter
Jarak antar komputer minimum 0.5 meter
Jarak antar tap 2.5 meter, maksimum 50 meter antara tap dan komputer
100 meter antara komputer dan hub
Panjang segmen maksimum
185 meter
500 meter
100 meter
Jumlah maksimum segmen dalam satu jaringan
5 (4 dengan repeater), hanya 3 segmen yang bisa dihubungkan ke komputer
5 (4 dengan repeater), hanya 3 segmen yang bisa dihubungkan ke komputer
5 (4 dengan repeater), hanya 3 segmen yang bisa dihubungkan ke komputer
Panjang total jaringan
925 meter
2460 meter
Tidak berlaku
Jumlah maksimum komputer per segmen
30
100
1024

Selasa, 29 November 2011

resume jarkomdat 6


         Lovri Dahliana /55738
         Gina Azeryza/55790
         Nisfah Febriyani Daulay/55797

Networking operation system
NOS
F Network Operating System berjalan di server dan bertanggung jawab untuk  memproses request, mengatur jaringan dan mengendalikan layanan dan device ke semua workstation

Sistem Operasi Jaringan juga dapat melakukan :
         Pusat mengelola jaringan sumber daya , seperti program, data dan perangkat.
         Mengamankan akses ke jaringan.
         Memungkinkan pengguna jauh untuk terhubung ke jaringan.
         Memungkinkan pengguna untuk terhubung ke jaringan lain seperti internet .
         Back up data dan pastikan itu selalu tersedia.
         Memungkinkan untuk penambahan sederhana klien dan sumber daya.
         Memonitor status dan fungsi dari elemen jaringan.
         Mendistribusikan program dan update perangkat lunak untuk klien.
         Memastikan penggunaan efisien kemampuan server.

Client server
Clien server merupakan model konektivitas pada LAN yang mengenal adanya server dan client, dimana masing-masing memiliki fungsi yang berbeda.
komputasi.
Server dapat men-sharing-kan data, aplikasi, dan resource seperti hardisk, printer,modem dan lain-lain.
 client tidak dapat berfungsi sebagai server, tetapi server dapat berfungsi sebagai client.

clientserver.jpg

         File Server
Pada system file server, terdapat node khusus sebagai tempat penyimpanan (file) bersama tanpa pelayanan komputasi, misalnya : Novell Netware 3.xx dan 4.0, Banyan Vines

file-server1.jpg

Manfaat Dari NOS
         Distributed Processing
         Directory Caching
         Directory Hashing
          File Alocation Table.
         File Caching
         Elevator Seeking

Contoh NOS :
1.      Novell Netware
2.      Windows NT
3.      Linux
4.