Selasa, 13 Desember 2011

Resume JARKOMDAT 7

TOPOLOGI JARINGAN
Topologi Bus
Topologi bus diimplementasikan dengan menggunakan media fisik berupa kabel koaksial. Topologi ini umumnya digunakan untuk jaringan komputer yang terhubung secara sederhana sehingga komputer-komputer yang terlibat di dalamnya bisa berkomunikasi satu sama lainnya.Realisasi dari topologi bus ini adalah adanya sebuah jalur utama yang menjadi penghubung antar komputer. Komputer terhubung ke jalur utama melalui sebuah jalur cabang. Ilustrasi mengenai topologi bus ini dapat dilihat pada gambar 1
§  Keuntungan menggunakan topologi bus ini adalah:
kesederhanaannya. Untuk menambahkan komputer ke jaringan ini, hanya perlu memasang konektor baru. Konektor merupakan alat yang menghubungkan antara jalur utama dengan jalur cabang.
§  Topologi bus juga memiliki kekurangan.
1.       Bila jumlah komputernya terus ditambah, maka kemungkinan jalur kosong akan makin kecil, akibatnya proses transmisi data akan makin lambat.
2.       Makin banyak jumlah komputer yang menjadi anggota jaringan bertopologi bus ini, makin kecil kemungkinan terjadinya transmisi data.
3.      Bahkan pada suatu saat bila jumlah komputer sudah melebihi batas kemampuan jaringan, jaringan tersebut bisa off (koneksi terputus).
§  Kabel
1.      Kabel Coaxial Thinnet ( Kabel RG-58 )
2.      Kabel Coaxial Thicknet ( Kabel RG-8 )
§  Konektor
1.      BNC Kabel konektor Untuk menghubungkan kabel ke T konektor.
2.      BNC T konektor Untuk menghubungkan kabel ke komputer.
3.       BNC Barrel konektor Untuk menyambung 2 kabel BNC.
4.       BNC Terminator Untuk menandai akhir dari topologi bus.
Topologi Ring
Topologi ring merupakan sebuah alternatif yang juga bisa diimplementasikan pada sebuah jaringan komputer. Secara sederhana, sebuah jaringan bertopologi ring dapat diilustrasikan pada gambar2.Pada topologi ring, salah satu komputer pada jaringan ini berfungsi sebagai penghasil token. Token di sini dapat dibayangkan sebagai kendaraan yang berfungsi membawa data melalui media fisik. Token akan membawa data melalui jalur transmisi hingga menemukan tujuannya.
§  Keuntungan menggunakan topologi ring ini adalah:
1.      kemungkinan terjadinya bentrokan dalam transfer data ditiadakan.
§  Kelemahan penggunaan topologi ini adalah :
1.      Harga implementasinya yang relatif lebih mahal.
2.      Selain itu tingkat kesulitan untuk menjaga jaringan bertopologi ring juga lebih susah.Karenanya bila ada kerusakan maka untuk memperbaikinya kembali juga susah.
3.      Topologi Ring kurang begitu banyak diimplementasikan karena membutuhkan peralatan yang khusus.
Topologi Star
Topologi star dirancang untuk mengatasi masalah kepadatan jalur komunikasi. Ilustrasi topologi ini disajikan pada gambar 3
Metode operasinya mirip dengan metode operasi topologi bus, dengan satu perbedaan mendasar. Bila gambar 1diperhatikan, pada bagian pusat dari topologi ini terdapat sebuah switch. Sebuah switch merupakan sebuah hardware “cerdas” yang digunakan untuk mengantisipasi bentrokan pada saat transmisi data. Semua data akan ditransfer melalui switch.
Switch berfungsi untuk menyediakan sebuah jalur komunikasi virtual antara dua buah komputer yang akan berkomunikasi. Switch mendeteksi bila ada dua buah komputer yang ingin saling berkomunikasi. Kemudian switch akan membuat jalur komunikasi virtual di antara keduanya sehingga data bisa dikirimkan melalui jalur tersebut. Setelah transfer data selesai, jalur virtual ini akan dihancurkan
Keuntungan yang bisa diperoleh dengan menggunakan topologi star ini adalah efisiensi dalam penggunaan sumber daya jaringan. Sumber daya jaringan digunakan dengan sangat efisien karena jalur virtual bisa dibuat bila diperlukan dan dihancurkan lagi bila tidak digunakan lagi. Namun demikian ditinjau dari segi biaya penggunaan switch tergolong cukup mahal. Sebuah hardware lain yang cukup sering digunakan untuk menggantikan sebuah switch adalah hub. Hub sedikit kurang “cerdas” dibandingkan dengan hub. Namun harga sebuah hub jauh lebih rendah daripada switch.
§  Kabel
Ada 2 jenis kabel twisted pairs, yaitu :
1.      Unshielded Twisted Pairs.
2.       Shielded Twisted Pairs.
Kesimpulan
Kesimpulan dari masing-masing topologi dapat dilihat pada tabel berikut
: Ethernet (IEEE 802.3)
Bus (10Base 2)
Bus (10Base 5)
Star (10BaseT)
Topologi
Bus
Bus
Star Bus
Tipe Kabel
RG-58 (thinnet)
Thicknet
UTP kategori 3,4, dan 5
Koneksi ke network adapter card
Konektor T BNC
Konektor DIX atau AUI
RJ-45
Resistansi terminator (ohm)
50
50
Tidak berlaku
Impedansi
50 ± 2
50 ± 2
UTP 85-115
Jarak dalam meter
Jarak antar komputer minimum 0.5 meter
Jarak antar tap 2.5 meter, maksimum 50 meter antara tap dan komputer
100 meter antara komputer dan hub
Panjang segmen maksimum
185 meter
500 meter
100 meter
Jumlah maksimum segmen dalam satu jaringan
5 (4 dengan repeater), hanya 3 segmen yang bisa dihubungkan ke komputer
5 (4 dengan repeater), hanya 3 segmen yang bisa dihubungkan ke komputer
5 (4 dengan repeater), hanya 3 segmen yang bisa dihubungkan ke komputer
Panjang total jaringan
925 meter
2460 meter
Tidak berlaku
Jumlah maksimum komputer per segmen
30
100
1024

Tidak ada komentar:

Posting Komentar