Selasa, 11 Oktober 2011

resume jarkomdat 5

Wireless connection


Pengertian Jaringan Wireless
Jaringan Nirlakabel atau dikenal dengan nama Wireless, merupakan salah satu media transmisi yang menggunakan gelombang radio sebagai media transmisinya. Data-data digital yang dikirim melalui wireless akan dimodulasikan ke dalam gelombang elektromagnetik tersebut. Teknologi wireless jarak jauh, sangat berpotensi untuk diterapkan pada daerah pedesaan/pedalaman.
Media unguided mentransmisikan gelombang electromagnetic tanpa menggunakan konduktor fisik seperti kabel atau serat optik.

 Contoh sederhana adalah gelombang radio seperti microwave, wireless mobile dan lain sebagainya.
Frekuensi Transmisi Wireless
• 2GHz sampai 40GHz
       —Microwave
       —Highly directional
       —Point to point
       —Satelit
• 30MHz sampai 1GHz 
       —Omnidirectional
       —Pemancar radio
• 3 x 1011 sampai 2 x 1014
       —Infrared
       —Local
1)      Media ini memerlukan antena untuk transmisi dan penerimaan (Transmiter dan receiver)

2)       Ada dua jenis transmisi
Ø  Point-to-point (unidirectional) yaitu dimana pancaran terfokus pada satu
     sasaran
Ø   Broadcast (omnidirectioanl) yaitu dimana sinyal terpancar ke segala 
     arah dan dapat diterima oleh banyak antena
3)      Tiga macam wilayah frekuensi
Ø  Gelombang mikro (microwave) 2 – 40 Ghz        
            # Gelombang Mikro Terrestrial (Atmosfir Bumi)
            # Gelombang Mikro Satelit
Ø   Gelombang radio 30 Mhz – 1 Ghz
Ø   Gelombang inframerah

Gelombang Mikro Terrestrial
Deskripsi Fisik

Tipe antena gelombang mikro yang paling umum adalah parabola ‘dish’. Ukuran
Diameternya biasanya sekitar 3 m. Antena pengirim memfokuskan sinar pendek agar mencapai transmisi garis pandang menuju antena penerima.  Antena gelombang mikro biasanya ditempatkan pada ketinggian tertentu diatas tanah untuk memperluas jarak antara antena dan mampu menembus batas.
Krakteristik-karakteristik transmisi
# rentang frekuensi sebesar 2 sampai 40 GHz. 
# jarak jaungkauwan 10 sampai 100 km
# Atenuansi meningkat saat turun hujan khusunya tercatat diatas 10 GHz.

Gelombang Mikro Satelit
Deskripsi fisik

Satelit komunikasi adalah sebuah stasiun relay gelombang mikro. Dipergunakan untuk menghubungkan dua atau lebih  transmitter/receiver gelombang mikro pada bumi,
 yang dikenal sebagai stasiun bumi atau ground station
# Satelit digunakan untuk menyediakan jalur titik-ke titik    diantara dua antena dari dua stasiun bumi
# Satelit menyediakan komunikasi antara satu transmitter dari stasiun   bumi dan sejumlah receiver stasiun bumi.

Point to point
Broadcast
Radio Broadcast
Deskripsi fisik

Perbedaan-perbedaan utama diantara siaran radio dan gelombang  mikro yaitu, dimana siaran radio bersifat segala arah (broadcast)
 sedangkan gelombang mikro searah (point-to-point). Karena itu, siaran radio tidak memerlukan antena parabola, dan antena tidak perlu mengarah ke arah persis sumber siaran

Infra Merah
Komunikasi infra merah dicapai dengan menggunakan transmitter atau receiver (transceiver) yang modulasi cahaya yang koheren. Transceiver harus berada dalam jalur  pandang maupun melalui pantulan dari permukaan berwarna terang misalnya langit-langit rumah.
Satu perbedaan penting antara transmisi infra merah dan gelombang mikro adalah transmisi infra merah tidak dapat melakukan penetrasi terhadap dinding, sehingga masalah-masalah pengamanan dan interferensi  yang ditemui dalam gelombang mikro tidak terjadi

Antene
Konduktor elektrik (atau sistem) yang digunakan untuk energi radiasi elektromagnetik atau mengumpulkan energi elektromagnetik
• Transmisi
—Energi frekuensi radio dari transmitter
—Di rubah ke energi elektromagnetik
—oleh antenna
—Radiasi dalam mengelilingi sekitar
• Penerimaan
—Energi elektromagnetik melanggar dalam antena
—Di konversi untuk energi frekuensi elektrik radio
—Bentuk untuk receiver
• Antena yang sama sering digunakan untuk keduanya

Pola Radiasi
• Daya diradiasikan dalam semua directions
• Performa tidak sama dalam semua directions
• Antena Isotropic adalah titik dalam jarak (theoretical)
—Radiasi dalam semua directions sama
—Memberi pola radiasi spherical

Antena Refleksi Parabola
• Di gunakan untuk terrestrial dan satelit microwave
• Parabola adalah locus dari titik equidistant dari suatu line dan suatu bagian tidak pada line tersebut
• Titik tetap adalah focus
—Line adalah directrix
• Parabola berputar tentang untuk mendapat paraboloid
—Pemotongan silang paralel untuk axis memberikan parabola
—Pemotongan silang tegak lurus untuk axis memberikan lingkaran
• Sumber ditempatkan pada focus akan menghasilkan
gelombang refleksi dari parabola dalam pararel dengan
axis
—Membuat (theoretical) pararel sinar cahaya dari/sound/radio
• Pada penerima, sinyal dipusatkan pada focus,dimana
detector diletakkan









Tidak ada komentar:

Posting Komentar